"Tlah kuterima,suratmu yang lalu...penuh sanjungan kata merayu...syair dan pantun tersusun indah...kan kusimpan suratmu yang itu...bak pusaka yang sangat bermutu...walau kita tak lagi bersua...cukup sudah tandamu setia..."
11:28 PM
Saturday
2/19/2011
--lama tak bersua wahai pembaca, entah suara apa yang membuat diriku menggambar lembaran hidupku lagi disini. Adakah diriku mulai merasa bosan dengan segala hal kegiatan yang diriku gambarkan selama ini. adakah blog ini juga mulai meraung-raung seperti meminta diriku untuk memberinya makan karena beberapa hari ini belumku beri makan mengenai ceritaku sehari-hari. adakah diriku yang mulai termakan kesombongan fana sehingga diriku tak melihat diriku ini akan kembali ke tanah juga. Ah,dan adakah diriku yang mulai termakan nafsu dunia untuk menguasai segala sesuatu dan padahal hal tersebut hanyalah milik Allah semata. Dan mengapa diriku ini mulai menjadi orang yang tergantung pada mood?...
--sehari dua hari 3 hari diriku terlunta-lunta dengan segala pikiran yang ada. Tiada hal yang berarti yang diriku lakukan yang artinya telah sia-sia diriku selama beberapa hari ini.Hanya terpikir mengenai apa ini dan itu tanpa mengindahkan tugas dan kejadian disekitarku,membuatku buta dengan sekitarku.Yang akhirnya membuatku tertabrak sana sini,terluka disemua sisi akibat kebutaanku.bukan,bukan mataku yang membuatku buta,tapi diriku yang membuat mata ini buta.tahukah kau bahwa di akhir hayat nanti segala organ tubuh akan bersaksi kepada Sang Penguasa atas segala hal yang diperbuat oleh pemiliknya selama hidup? iya,diriku tahu itu...tak perlu kau beritahu akupun sudah tahu,tapi mengapa aku menjadi buta saat ini?...itu karena kau congkak...lihat sekitarmu...atau dirimu saat ini...luka-luka tergores ditubuhmu itu...tidakkah kau merasa bahwa itu tubuhmu,bukan tubuh orang lain?...bagaimana kau bertindak dengan luka milik orang lain tanpa tahu bertindak terhadap lukamu sendiri?...kau sungguh bodoh...badanmu terus kesakitan merintih dan kau tiada mendengar padahal itu tubuhmu?...bodoh...goblok tahu ndak!!!...sudah,sudah,tidak perlu ku menambah dosa tubuh ini dengan hanya mengucap serapah-serapah lainnya...sia-sia bila diriku hanya mengucap serapah tanpa memberi suatu arti bahwa kau telah menyiksa dirimu dan seharusnya diriku mengajari,bahwa kau itu butuh dirawat,,,butuh kasih sayang...sayangilah dirimu dulu,baru orang lain...jangan paksa dirimu melakukan hal yang belum terbiasa...hal besar tidak muncul begitu saja (kecuali anugrah) tanpa dari hal kecil terlebih dahulu!!!,,,sadarlah kau nak...sadarlah...kau terdiamkan?...tak bisa membalaskan?...aku tahu bahwa kau berusaha keras sehingga tubuhmu kau sia-sia sehingga menjadi terluka begini...aku tahu kau mengejar ketertinggalanmu selama 2 tahun ini akibat kesantaianmu selama 2 tahun ini...boleh,boleh kau memaksa itu...namun 1 syarat...ingat 1 syarat...bila hal yang kamu lakukan itu bermakna kedepan,lakukan...jika tidak,tinggalkan dan cari cara lain...ingat itu...
--perlahan dan mulai pasti,mata ini terbuka dan mulai melihat bahwa ia mulai kembali...meskipun masih rapuh,namun ia masih mengingatkanku...bahwa itu boleh atau tidak boleh...yah,diriku ini memang masih anak kecil yang terperangkap tubuh dewasa...bukan shinichi kudo yang terperangkap di tubuh conan edogawa...cerita lainnya...ia masih merajut benang merah dengan dirinya...meskipun ia sering bercerita akhir-akhir ini ia jarang dihubungi akibat dirinya yang sibuk dengan organisasi kampus,,,tenanglah,janganlah kau bersedih,,,dirinya akan setia denganmu,,,meskipun kau khawatir dan belum ada jawaban pasti dari dirinya,tenanglah...haruskah diriku bertindak ketika ia dengan yang lain?...tidak perlu kn?...janganlah kau putus asa...binalah rasa itu sekuat mungkin...meskipun tiada balas,tetaplah teguh jika kau yakin bahwa ialah lelakimu...akankah kau akan meninggalkannya ketika ia terbujur kaku akibat trauma kepala dan tiada bisa berkata,bergerak ataupun memberikan kasih sayang itu lagi...hanya bisa melihatmu dengan pandangan yang itu...ataupun ketika ia tak bisa melihat..akankah kau meninggalkannya?...genggaman hangat tanganmu itu yang akan terus membuatnya hidup meskipun ia serasa tiada hidup...teruslah berjuang...dan cerita lainnya...entah kenapa sudah berapa tahun ini diriku tiada mendengar kabar dari mereka...dan yang diriku tahu mereka sudah ada pasangan masing-masing yang siap menemani mereka...ah sudahlah,diriku bukan apa-apanya mereka lagi...diriku saja yang terlalu obsesi dengan mereka...mungkin coretan tinta mereka yang ada pada diriku cukup disudahi sampai sini...tiada mau diriku menggaggu kehidupan mereka yang damai...hmmmm...
--kembali lagi,di lingkungan kampus inilah diriku diajari sekarang...di lingkungan inilah diriku menjadi seperti sekarang,,,dan diriku masih tahu,terlalu labil diriku ditempatkan menjadi suatu titik yang vital dalam suatu hal,,,dan memang diriku masih rapuh untuk dipercaya...diriku selama ini hanya merasa menjadi pembantu...sini iya,situ iya...ah sudahlah...satu lagi,dipandang benci iya...dan itulah yang diriku rasakan...diriku dan kakakku memang beda...kakakku memang orang besar dan diriku hanyalah rempeyek...ah sudahlah,sudah bosan diriku mendengar dan melihat segala hal diatas...
"Apa yang kau rasa sekarang, itulah yang kau rasa nanti...kau kecil?...ya memang kau kecil,,,jangan berharap kau menjadi besar nantinya...mau besar?...tanya ke orang besar mengapa mereka menjadi besar"
12:08
Sunday
2/20/2011
No comments:
Post a Comment